JK Harus Lolos ‘Ujian’ PKS
24/02/2009
INILAH.COM, Jakarta – Meski duet JK-Hidayat sangat berpotensi menyaingi SBY di Pilpres 2009, kubu PKS tidak akan menjual murah kursi capres mereka. Siapa saja yang ingin diusung menjadi capres PKS, harus melewati fit and proper test, termasuk JK.
“Semua harus melalui fit and proper tess, JK juga. Jangan harap ada capres diterima di PKS tanpa diuji dulu,” tegas anggota FPKS Fahri Hamzah seusai bedah buku ‘Marketing Politik’ di Gedung DPD Jakarta, Selasa (24/2). Read more »
Golkar Dinilai Tak Serius Majukan JK
detik.com. Kesiapan Jusuf Kalla (JK) maju sebagai capres partai Golkar dianggap baik bagi perkembangan demokrasi di Indonesia. Namun keseriusan partai Golkar mengusung JK sebagai presiden masih dipertanyakan.
“JK tidak serius dicalonkan sebagai presiden oleh partai Golkar, karena JK maju sebagai capres dengan cara jajak pendapat,” ujar Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia, Ray Rangkuti, pada jumpa pers di Jl. lautze, Jakarta Pusat, Minggu (22/2/2009). Read more »
Beredar Video Bupati Indramayu Paksa PNS Pilih Golkar
detik.com. Indramayu – Bupati Indramayu Irianto Mahfud Shidiq kembali berurusan dengan Panwaslu setempat. Gara-garanya, beredar video rekaman sang bupati sedang mamaksa PNS agar menusuk Partai Golkar.
Video yang berdurasi hampir 3 menit ini kini marak beredar di sejumlah kalangan PNS dan politisi. Isi dari Video tersebut Bupati yang juga sekaligus Dewan Pembina Partai Golkar secara meyakinkan menyuruh para PNS untuk memenangkan Partai Golkar dalam Pemilu 9 April mendatang. Read more »
PKS Pertanyakan Soliditas Golkar
Jakarta – Sikap Partai Golkar yang tidak solid mendukung capresnya sendiri pada Pemilu 2004 menjadi catatan buruk bagi PKS. Catatan buruk itu membuat PKS meragukan keseriusan Golkar mengusung duet Jusuf Kalla – Hidayat Nur Wahid.
Ketua DPP PKS Mahfudz Siddiq mengatakan sebenarnya duet JK-Hidayat sangat mungkin terjadi. Namun untuk duet itu, PKS mengajukan sejumlah syarat. Partai Golkar serius bekerja memenangkan calonnya dan berkomitmen menciptakan pemerintahan yang bersih. Read more »
Hidayat: Seolah-olah Kami Tidak Layak Sebagai Capres
Jakarta – Setelah santer diperebutkan PDIP dan PD, kader PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) juga dilirik Partai Golkar untuk jadi pendamping Jusuf Kalla dalam Pilpres 2009. Namun lagi-lagi Hidayat menegaskan, keputusan itu ada di tangan Majelis Syuro PKS.
“Pemilu saja belum, seolah-olah kami tidak layak sebagai capres,” ujar Hidayat dalam jumpa pers di ruangannya, Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (23/2/2009).
Menurut Hidayat, PKS sudah mempunyai mekanisme penetapan capres dan cawapres di Majelis Syuro PKS. Bila Hidayat diminta Majelis Syuro sebagai capres ataupun cawapres dirinya siap. Read more »
PKS: Waspadai Terorisme Politik
PKS-BATAM: Sikap waspada harus dimiliki oleh seluruh kader dan simpatisan PKS dalam mengawal proses pesta demokrasi 9 April nanti. Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua PKS Batam, Ir. Riky Indrakari baru-baru ini
Riky beralasan, dikarenakan sistem yang belum sempurna, PKS Batam memiliki sejarah kelam pada pemilu 2004 lalu, di mana pada saat itu terjadi kekisruhan politik yang jelas-jelas merugikan banyak pihak, termasuk PKS. Menurut Riky, adanya ‘permainan’ tersebut membuat (salah satunya) jatah kursi DPR RI dari PKS terjegal Read more »


